Limit High/Low Monitoring

Limit H/L Monitoring adalah fitur untuk memantau batas harga tertinggi (High) dan terendah (Low) suatu saham dalam periode tertentu.

Fungsinya untuk:

  • Mengontrol agar harga tidak melewati batas yang diperbolehkan (auto rejection atas/bawah).

  • Membantu manajemen risiko dan mencegah transaksi di luar range wajar.

  • Memberikan alert jika harga mendekati batas ekstrem.


1
1

A. Proximity → Menampilkan saham yang mendekati batas limit (misalnya hampir menyentuh Auto Rejection Atas/Bawah).

B. Reach → Menampilkan saham yang sudah mencapai batas limit tersebut.

2
2

A – Pilih arah limit (High/Low)
Untuk memilih jenis limit yang ingin dimonitor.

  • Low/ High: memantau saham yang mendekati / mencapai batas bawah (Auto Rejection Bawah/ Atas).

  • Jika diganti ke High, maka memantau batas atas (ARA). dan Low, maka Memantau batas Bawah (ARB)

B – Deviated
Untuk menampilkan saham yang sudah menjauh (deviasi) dari batas limit.
Artinya bukan hanya yang dekat limit, tetapi yang sudah bergerak menjauh dari harga batas tersebut.

C – Atur threshold persentase filter
Untuk mengatur ambang batas persentase kedekatan atau deviasi terhadap limit.
Contoh:

  • 10% or more → menampilkan saham dengan jarak ≥10% dari limit.

  • Bisa diubah ke 15%, 20%, dst sesuai kebutuhan monitoring.